Yuk Ketahui 4 Fakta Menarik Gumuk Pasir Parangkusumo – Jogjakarta

BHINNEKATOURS.COM – Gumuk Pasir Parangkusumo terletak di pesisir Pantai Parangtritis, Bantul, Daerah Istimewa Jogjakarta. Keberadaan Gumuk Pasir tak lepas dari wisatawan yang banyak berdatangan karena keberadaanya yang cukup langka di dunia.

Mayoritas wisatawan hanya tahu bahwa Gumuk Pasir Parangkusumo unik dan bisa digunakan untuk sandboarding. Namun, ada beberapa fakta unik terutama secara geologis yang membedakan Parangkusumo dengan gumuk-gumuk pasir lainnya.

Tipe barchan

Gumuk pasir adalah satu bentang alam yang proses pembentukannya dipengaruhi angin. Terbentuk karena pasir yang menumpuk dalam jumlah cukup besar.

Meski namanya Gumuk Pasir Parangkusumo, tulisan besar di gerbang masuknya adalah “Gumuk Pasir Barchan”. Rupanya, barchan merujuk pada jenis gumuk pasir tersebut.  Secara definitif gumuk pasir tipe barchan memiliki ketinggian 5-15 meter. Gundukan pasir ini berasal dari hasil erupsi Gunung Merapi yang endapannya dibawa oleh sungai-sungai yang bermuara di Pantai Selatan, antara lain Sungai Opak dan Sungai Progo.

Dengan ketinggian ini, Gumuk Pasir Parangkusumo cocok menjadi lokasi sandboarding.

Istimewa dan langka

Situs Parangtritis Geomaritime Science Park menunjukkan, Gumuk Pasir Parangkusumo termasuk dalam gumuk pasir pesisir (coastal dunes). Gumuk pasir ini terdapat di seluruh garis lintang di dunia, mulai dari kutub hingga khatulistiwa.

Di Asia Tenggara, coastal dunes sedikitnya terdapat di tiga negara, yakni Filipina (La Paz Sand Dunes), Vietnam (Mui Ne Sand Dunes), dan Indonesia. Di Indonesia sendiri terdapat beberapa gumuk pasir yang memanjang di selatan Jawa. Namun, pembentukan paling signifikan terdapat di DI Yogyakarta.

Menariknya, gumuk pasir yang ada di Filipina dan Vietnam juga merupakan tipe barchan. Lalu apa istimewanya Gumuk Pasir Parangkusumo?

Gumuk pasir secara garis besar dibedakan berdasarkan perbedaan iklimnya. Pada iklim basah, umumnya dijumpai gumuk membusut (hummock dunes) dan gumuk parabolik (parabolic dunes). Pada iklim kering dan setengah kering (arid dan semi-arid), lebih banyak ditemukan gumuk pasir barchan.

Terdapat satu fakta yang menarik dari Gumuk Pasir Parangkusumo: tipenya barchan, tetapi iklimnya tropika basah. Hal inilah yang menjadikan Gumuk Pasir Parangkusumo langka.

Gumuk pasir ini bahkan seharusnya tidak terbentuk karena iklimnya yang tidak sesuai. Inilah yang membuat Gumuk Pasir Parangkusumo istimewa dan langka.

Tempat pembuatan klip video dan lokasi pre wedding

Selain digunakan sebagai tempat sandboarding, Gumuk Pasir Parangkusumo juga menjadi lokasi pembuatan beberapa klip video dan tak jarang lokasi ini juga digunakan untuk lokasi pre wedding.

Satu-satunya tempat sandboarding di Asia Tenggara

Jika di awal kita sudah mengetahui gumuk pasir yang terletak di kawaan asia tenggara, tahukah kamu? Hanya gumuk pasir Parangkusumo saja yang dapat digunakan untuk aktivitas sandboarding. Dengan merogoh kocek Rp 70.000, wisatawan bisa menyewa papan untuk sandboarding sepuasnya. Harga itu sudah termasuk pemandu yang sigap mengajarkan cara meluncur dari gundukan pasir.

Akses menuju Gumuk Pasir ini tidak terlalu jauh dengan Pantai Parangtritis. Untuk menuju Parangtritis pun Kamu bisa menggunakan kendaraan umum maupun dengan mengikuti Open Trip Jogjakarta.

Nah, tertarik untuk mencoba sandboarding? Yuk, ke Gumuk Pasir Parangkusumo!

Article by Transmania.id

Tags: , , , , ,

Leave a Reply